Breaking News

Pengertian Doa dan Sebab Tertolaknya Doa

Pengertian Doa dan Sebab Tertolaknya Doa

Berdoa merupakan melahirkan kehinaan dan kerendahan diri serta menyatakan kehajatan dan ketundukan kepada Allah SWT. Berdoa adalah ajaran agama Islam, yang diperintahkah oleh Allah dan rasul-Nya. 


Berdoa juga suatu rangka ibadah, yang mempunyai sangkut paut dengan kesempurnaan Iman dan Islam. Ia merupakan tugas Agama yang sangat penting kedudukannya dan mahal nilainya. Dia adalah suatu pintu yang besar di antara pintu-pintu ibadah yang lain, dalam memperhambakan diri kepada Allah dan memperlihatkan ketundukan jiwa kepadan-Nya. Hal dapat di mengerti, dengan memperhatikan sebuah hadits yang diriwayat-kan oleh Imam Bukhari, bahwa Rasulullah S.A.W bersabda :

اَلدُّعاَءُ مُخُّ الْعِبَادَةِ رواه البخارى
Artinya: “Do aitu adalah otaknya ibadah.”
Doa dipandang sebagai otak ibadah, adalah ia suatu ibadah yang jelas sekali memperlihatkan perhambaan kepada Allah, sangat butuhnya hamba itu kepada Tuhannya. Dengan berdoa kepada Allah SWT, maka terwujudlah bahwa Allah tempat meminta, tempat memohon, sedang si hamba adalah makhluk yang hina dan selalu dalam kekurangan.

Adab dalam Berdoa

1. Dalam keadaan suci dan menghadap kiblat
2. Merendahkan suara, yaitu sekedar terdengar diri kita
3. Dengan penuh kekhusyukan dan tadlarru’
4. Di permulaan doa memuji kepada Allah dan menyanjungkan sholawat atas Nabi Muhammad SAW
5. Mengulang doa sampai dua tiga kali
6. Mengangkat kedua tangan saat waktu berdoa
7. Ketika hendak berdoa membaca Basmalah dan disudahi dengan Hamdalah
8. Mengokohkan kepercayaan bahwa do aitu akan diperkenankan Allahdan tidak merasa gelisah jika do aitu tidak di perkenankan-Nya
9. Memilih lafadz-lafadz doa yang bersumber dari Rasulullah SAW yang kandungannya sesuai dengan apa yang akan kita doakan
10. Berdoa pada waktu yang baik dan mulia, seperti pada hari Arafah, bulan Ramadhan, hari jum’at, sepertiga waktu malam dan waktu sahur
11. Dalam keadaan mulia, ketika bersujud dalam sholat dan dan sesudah sholat
12. Bertawakal kepada Allah atas doanya dan penuh harap

Fadhilah dan Faidah Berdoa

Dia antara fadhilah-fadhilah dan faidah berdoa adalah :
1. Memeperoleh naungan rahmat Allah SWT
2. Memperoleh kasih saying Allah SWT
3. Menunaikan kewajiban taat dan menjauhkan maksiat
4. Menghadapkan muka kepada Allah dengan menunduk
5. Melindungi diri dari bencana
6. Menolak bencana dan meringankan tekanannya
7. Menjadi periasai untuk menolak bencana
8. Memajukan permohonan kepada Allah yang memiliki perbendaharaan yang tidak akan habis-habisnya
9. Membendaharakan sesuatu yang diperlukan untuk masa susah dan sempit
10. Menolak tipu daya mush, menghilangkan kegelisahan dan menghasilkan hajat serta mempermudah kesulitan
11. Memperoleh hasil yang pasti. Karena setiap do aitu dipelihara dengan baik di sisi Allah SWT. Maka adakalanya permohonan itu di penuhi dengan cepat dan adakalanya di tunda dikemudian hari

Sebab Tertolaknya Doa

Mengapa do aitu tidak dikabulkan oleh Allah, padahal doa-doa itu sudah dilakukan sesuai tata cara dan adab-adabnya? Dalam suatu hadits menyebutkan ada 3 sebab tertolakya doa, yaitu :
1. Selama dia berdoa selalu mendurhakai Allah dan selalu melakukan perbuatan dosa
2. Memutuskan tali persaudaraan dan suka bermusuhan
3. Durhaka kepada kedua orang tua, guru dan dalam berdoa hatinya tidak khusyuk dan tawadhu’

Seorang Ulama Tokoh sufi yaitu Ibrahim bin Adham berpendapat, ada 10 macam sebab tertolaknya doa :
1. Seseorang yang meyakini adanya Allah, tetapi ia tidak menunaikan hak-hak-Nya
2. Seseorang yang telah membaca, mengerti Kitab Allah, tetapi tidak mengamalknnya
3. Sesorang itu tahu bahwa iblis adalah musuh yang nyata baginya, tetapi justru ia mengikuti langkah-langkahnya
4. Seseorang yang mengaku mencintai Rasulullah SAW tetapi meninggalkan sunnahnya
5. Seseorang yang bercita-cita masuk surga, namun ia meninggalkan amalan-amalan persyaratan masuk surga
6. Seseorang yang menyatakan takut akan siksa neraka, tetapi ia tidak mau berhenti berbuat dosa dan maksiat
7. Seseorang yang meyakini tentang kepastian datangnya ajal, tetapi ia tidak mempersiapkan diri untuk menghadapinya
8. Seseorang yang sibuk denga naib dan cacat orang lain, tetapi ia melukapakan aib dan cacatnya sendiri
9. Seseorang yang makan rezeki Allah, tetapi tidak mensyukurinya
10. Seseorang yang menguburkan orang mati, tetapi ia tidak mengambil pelajaran daripadanya
Kesimpulan :
Kita harus tau adab-adab dalam berdoa, mengetahui fadhilah dan faidah berdoa, serta harus mengetahui sebab-sebab tertolaknya doa

0 Komentar

Type and hit Enter to search

Close